Selasa, 30
Oktober 2018. Saya membawa produk untuk dijual di cafe yang ada di sekolah,
yaitu Caffe TKJ. Kenapa disebut Caffe TKJ? Karena cafe itu berada persis di
depan ruangan TKJ. Sehari sebelumnya saya bingung, harus membawakan prosuk apa
untuk dijual disana, sebenarnya saya kurang tertarik untuk menitipkan produk ke
Caffe yang ada di sekolah, karena saya tidak suka membawa barang banyak ke
sekolah mau itu produk untuk dijual ataupun barang lainnya.
Tapi ada
enaknya juga jika saya menitipkan produk di caffe, yaitu saya akan mendapatkan
omset. Walaupun uangnya tidak bisa dipakai umroh tapi ya lumayan buat jajan
anak sekolah. Saya lupa belum memberi tahu produk apa yang saya titipkan ke
Caffe, produk yang saya titipkan yaitu martabak mini. Beda dari martabak mini
lainnya.
Martabak
ini memiliki tekstur yang lembut beda seperti martabak pada umumnya. Dan
toppingnya pun beragam, ada keju dan coklat. Itu saja sih. Yang terlibat untuk
membuat martabak tersebut adalah kakak saya. Untung saya mempunyai kaka seorang
chef pastry, jadi jika saya akan membuat produk sesuatu bisa dibantu olenya.
Kakak saya
merekomendasikan menitipkan cheesecake ke cafe, saya sangat setuju tetapi harga
yang ditetapkan sangat mahal yaitu Rp. 20.000 per pcs. Memang rata-rata harga
cheesecake memang segitu, tapi ya sangat mahal jika dilihat dari kantong
pelajar. Mau gimana lagi?bahan untuk membuatnya juga cukup mahal, seperti keju
dan susu murni. Balik lagi ke martabak, harga yang saya tetapkan di caffe ialah
Rp. 2000 , dan dijual dicaffe yaitu Rp. 2.500. cukup mahal? Harga menjamin rasa
dan kualitas. So far so goodJ




Mengatur warna dalam sebuah gambar dapat menjadi poin yang membedakan mood dalam sebuah video. Dengan mengatur warna, rangkaian adegan dapat terasa membawa kesan ceria, sedih, ataupun menegangkan. Untuk melatih hal ini kamu bisa mencontoh dari berbagai film atau video yang dapat ditemukan di Youtube. Terdapat bermacam-macam teknik grading warna dari mulai grading manual, lumetri, hingga preset yang sudah tersedia.
Langkah terakhir yang harus dilakukan dalam sebuah proses editing video adalah membuat rangkaian editing menjadi sebuah file. Ketahui dulu video yang sudah kamu buat akan digunakan untuk apa. Apakah untuk diupload ke channel Youtube, untuk keperluan video instagram, atau untuk dipertontonkan di sebuah acara? Setiap keperluan memiliki spesifikasi output yang berbeda, sehingga kamu perlu memilih format yang tepat sesuai dengan kebutuhanmu. Contohnya jika video ini akan kamu upload di Youtube, maka aturlah format video dengan karakteristik yang dapat digunakan untuk Youtube mulai dari format file, durasi, dan besarnya resolusi dari video. Berbeda jika kamu berniat mengupload sebuah video ke instagram. Instagram membatasi durasi video hingga 1 menit sehingga kita pun harus memperhatikan hal-hal yang harus diatur sesuai dengan platform yang akan dipakai.